WRP Loseweight special discount.

 Read more ...
WRP Loseweight

Padahal Sudah Puasa, Tapi Kok Berat Badan Malah Tambah Naik?

Padahal Sudah Puasa, Tapi Kok Berat Badan Malah Tambah Naik?
Tak sedikit orang yang menjadikan puasa di bulan Ramadan, sebagai kesempatan untuk menurunkan berat badan. Akan tetapi, harapan untuk menumpahkan lemak di dalam tubuh tak selalu berjalan dengan mulus. Bahkan, justru ada sebagian orang yang berat badannya meningkat selama berpuasa. Lho, kok bisa?

Ladies, siapa nih disini yang masih stabil dalam menjaga pola makannya selama bulan puasa? Menjaga pola makan saat bulan puasa tidak hanya baik untuk berat badan lho, tapi tentunya baik juga untuk kesehatan dan mood kalian. Tidak jarang orang-orang yang tidak menjaga pola makannya memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Menjaga pola makan saat bulan puasa memang sangat menantang, apalagi ketika sudah mendekati waktu berbuka puasa, rasa lapar yang kamu alami membuat tubuh kamu terkadang susah dikendalikan dalam memilih jenis makanan untuk berbuka.

Tak sedikit orang yang menjadikan puasa di bulan Ramadan, sebagai kesempatan untuk menurunkan berat badan. Akan tetapi, harapan untuk menumpahkan lemak di dalam tubuh tak selalu berjalan dengan mulus. Bahkan, justru ada sebagian orang yang berat badannya meningkat selama berpuasa. Lho, kok bisa? Sebab ada beberapa kebiasaan keliru yang bisa menyebabkan berat badan naik selama bulan Ramadan. Lantas, apa sih penyebab berat badan naik selama puasa? 

  1. Menjadikan Buka Puasa sebagai Ajang Balas Dendam

Selain ibadah, puasa itu sebenarnya baik untuk mendetoks tubuh. Namun, sayangnya ketika berbuka puasa sebagian orang menjadikan kesempatan tersebut sebagai ajang “balas dendam”. Wajar sih, setelah seharian menahan rasa lapar dan haus, enggak heran berbagai makanan dan minuman masuk dengan segera ke dalam tubuh. Mulai dari gorengan, kolak, sirup, hingga menu utama dikonsumsi tanpa henti. 

Padahal, bila seseorang terlalu banyak mengasup minuman manis, sama halnya dengan menumpuk kalori berlebih dalam tubuh. Hal ini akan semakin menjadi-jadi ketika kamu memiliki kebiasaan berbuka bersama keluarga atau teman. Perasaan senang yang timbul karena bisa berkumpul bersama-sama, akan membuat dirimu sulit mengontrol diri terhadap makanan dan minuman yang dihidangkan. 

  1. Tidur tidak teratur dan cukup

Gangguan tidur bisa memengaruhi hormon leptin yang berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh dan kontrol nafsu makan. Ketika kadar hormon ini terlalu tinggi, maka tubuh akan mengalami gangguan terhadap persepsi rasa kenyang. Alhasil, tubuh akan terus-menerus merasa lapar meskipun telah mengasup berbagai makanan. Makanya, jangan heran kalau timbul rasa untuk terus ngemil, terutama di malam hari. Jadi, jangan bingung pula saat berat badan bertambah.

  1. Pemilihan jenis makanan

Jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka dapat menjadi pelaku yang membuat berat badan naik saat puasa. Mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, kalori, dan gula dapat membuat berat badan naik saat puasa. Tidak hanya itu, santapan yang kaya akan krim, minyak, santan dan gorengan juga memiliki banyak peran dalam memicu berat badan naik saat puasa. Kamu bisa saja menikmati makanan-makanan ini dalam jumlah yang banyak dan tidak terkontrol saat sahur ataupun berbuka.

  1. Kurang aktivitas fisik

Aktivitas fisik memang bukan prioritas utama saat menjalankan ibadah puasa. Hal ini karena tubuh mudah lemas saat menjalani puasa karena kurangnya asupan makanan pada siang hari, yang akhirnya membuat kamu malas melakukan aktivitas fisik apalagi berolahraga. Ternyata kebiasaan malas gerak ini bisa menyebabkan berat badan menjadi naik saat puasa. Saking banyaknya faktor yang menyebabkan kamu malas melakukan kegiatan fisik menyebabkan badan selalu malas malasan dan ingin terus beristirahat.

Padahal aktivitas fisik atau berolahraga merupakan faktor penting untuk mengontrol berat badan. Kalori yang disimpan tubuh kamu saat berbuka dan sahur akan tersimpan di badan dan membuat berat badan bertambah bila kamu tidak melakukan kegiatan fisik. Oleh karena itu, kamu dianjurkan untuk tetap melakukan olahraga ringan di bulan puasa ini. ingat, intensitasnya 40-50% lebih sedikit dari olahraga yang sering kamu lakukan saat hari biasa. Puasa makan dan minum tentunya buka berarti puasa juga untuk berolahraga. Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti bersepeda santai, atau jogging sambil ngabuburit di sore hari agar badan tetap sehat dan berat badan tidak naik. Tapi ingat, jangan sambil beli gorengan dan kolak pisang untuk berbuka ya.

Jadi Ladies, jangan heran ya ketika ibadah puasa tapi ternyata berat badanmu naik. Yuk kita koreksi sama-sama pola makan dan pola hidup kamu, kamu juga bisa melihat tips untuk menjalankan diet saat puasa di artikel ini lho.

https://www.wrp-diet.com/loseweight/blog/how-to-diet/diet-saat-puasa-siapa-takut.html

Stay healthy and Happy Fasting Ladies.