WRP Loseweight special discount.

 Read more ...
WRP Loseweight

Diet Saat Puasa? Siapa Takut!

Diet Saat Puasa? Siapa Takut!

Ladies, tidak terasa ya kita sudah memasuki bulan Suci Ramadhan, dimana seluruh Umat Muslim di dunia menjalankan Ibadah Puasa. Banyak juga nih yang memanfaatkan puasa sebagai ajang untuk melakukan diet. Beberapa dari kita tentu harapannya pasti agar tidak di komentari “Kamu gendutan ya sekarang” saat momen lebaran nanti oleh sanak keluarga.

Diet saat menjalankan ibadah puasa sebenarnya sah-sah saja. Sebab definisi dari diet sendiri adalah melakukan pengaturan pola makan. Kemudian saat menjalankan ibadah puasa, jam dan pola makan kita tentunya mengalami perubahan waktu yang pastinya membuat kamu lebih disiplin.

Selain untuk beribadah, puasa juga punya beberapa manfaat untuk tubuh kamu, salah satunya adalah membantu untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh karena saat berpuasa fungsi dari sel-sel getah bening akan membaik 10 kali lipat, selain itu ketika kita berpuasa, tubuh kita melakukan proses detoksifikasi atau pembuangan zat-zat racun yang tidak diperlukan tubuh secara optimal, yang tentunya hal tersebut bisa membuat sel-sel dalam organ tubuh kita melakukan proses regenerasi dengan baik. Untuk mendapatkan hasil yang baik tersebut, kalian bisa ikuti tips berikut ini:

  1. Perbanyak konsumsi air putih dibandingkan dengan konsumsi sirup

Tubuhmu pasti kehilangan banyak cairan saat menjalankan ibadah puasa, untuk mengganti cairan yang hilang tersebut, utamakan mengkonsumsi air putih saat berbuka dan sahur dibandingkan dengan konsumsi sirup.

  1. Jangan balas dendam saat buka puasa

Berbuka puasa bukanlah ajang untuk balas dendam. Setelah seharian tidak mengkonsumsi makanan, berbukalah secukupnya agar asupan kalori yang masuk kedalam tubuhmu tetap terkontrol.

  1. Dahulukan shalat maghrib sebelum makan berat

Dahulukanlah shalat maghrib agar tidak merasa lemas karena kekenyangan dan perutmu terhindar dari rasa tidak nyaman.

  1. Hindari makanan yang mengandung minyak dan gula yang berlebih

Makanan dengan minyak berlebih biasanya mengandung lemak jenuh yang kurang baik bagi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan ini saat berbuka maupun sahur. Makanan yang mengandung gula dan minyak berlebih juga mampu menngkatkan nafsu makanmu.

  1. Kunyahlah makananmu secara perlahan.

Mengunyah makanan dengan banar dan secara perlahan, mampu membantu saluran cernamu untuk mendapatkan nutrisi yang lebih baik.

  1. Olahraga tetap harus dilakukan selama bulan puasa

Olahraga pada saat puasa dapat dilakukan dengan intensitas 40% hingga 50% lebih sedikit dari zona latihan yang biasa dilakukan. Cukup olahraga ringan seperti senam ringan, jalan dan jogging selama 20-30 menit. Adapun waktu pelaksanaan olahraga yang dianggap tepat yakni: 1) saat menjelang buka puasa, 2) Usai shalat tarawih 3) Menjelang sahur. Latihan seperti yoga, pilates dan body balance lebih tepat dilakukan saat berpuasa. Olahraga yang dilakukan pun bukan yang sifatnya melatih kekuatan. Sebaiknya fokus pada melatih daya tahan tubuh.

  1. Konsumsilah makanan yang tinggi protein, tinggi serat dan cukup karbohidrat, hindari makanan dengan kalori yang tinggi.

Pola makan cukup karbohidrat dapat meningkatkan kerja metabolisme tubuh dan membantu membakar simpanan lemak tubuh. Makan makanan rendah karbohidrat dan gula juga dapat mengurangi nafsu makan, sehingga mencegah Kamu makan berlebihan. Sebagian besar jumlah karbohidrat yang dikurangi sebaiknya diganti dengan asupan protein yang berasal dari daging, ikan, telur, serta kacang-kacangan. Untuk membuat rasa kenyang bertahan lebih lama, perbanyak juga makan serat dari sayuran dan buah serta sumber lemak yang sehat dari olahan susu dan minyak kelapa di menu buka puasa Kamu.

  1. Hindari konsumsi junkfood dan makanan kaleng

Ketika menjalankan program diet, hindarilah produk olahan seperti makanan instan, makanan dalam kaleng, atau junk food karena kandungan MSG, pemanis buatan, sodium, dan lemaknya tinggi namun tidak bernutrisi.

 

Menu makanan saat sahur dan berbuka tentunya harus memenuhi kebutuhan gizi kamu ya, kamu bisa menerapkan metode 451 yakni 40% saat sahur, 50% saat berbuka dan 10% setelah shalat tarawih. Pastikan menu sahur dan berbuka kamu bergizi seimbang ya dimana ada karbohidrat, protein, sayur dan juga buah di setiap makannya.

Untuk kalian yang ingin menerapkan pola diet dengan WRP saat bulan puasa juga bisa lho. Pola konsumsinya bisa seperti ini:

 

Sahur:

1 sachet WRP Meal Replacement

(30 menit kemudian) Makan berat ½ porsi yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayur dan buah

 

Berbuka Puasa:

Takjil kurang lebih 200 kkal

1 sachet WRP Meal Replacement

Makanan berat sebanyak ½ porsi (setelah makan berat).

 

Camilan Malam:

3 - 4 Keping WRP Cookies 

Jangan lupa untuk memperhatikan porsi dan jenis makanannya ya. Hal tersebut untuk menghindarkan kamu dari rasa lemas saat menjalankan ibadah tarawih. Setelah menjalankan shalat Isya dan tarawih, kamu bisa mengkonsumsi camilan sebanyak 10% dari kebutuhan harianmu.

Nah, itu dia tips yang bisa kamu terapkan saat menjalankan program diet di bulan Puasa. Saat sedang menjalankan puasa, tentu kamu tetap bisa menjalankan program diet yang selama ini kamu jalankan. Asalkan asupan kalori dari jenis makanan yang dikonsumsi tetap terkontrol dan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi kamu. Jadi, bulan puasa bukan jadi halangan untuk kamu tetap menerapkan program diet ya. Jangan sampai ketika masuk momen Lebaran, tubuh kita juga justru malah ikut lebaran juga.

Kenali tubuhmu sebaik mungkin agar kamu lebih mengerti tentang apa yang dibutuhkan oleh tubuhmu. Masing-masing orang tentu memiliki proses yang berbeda-beda pada setiap program diet. Jadi jangan bandingkan progress yang kamu dapatkan dengan orang lain ya. Karena sekecil apapun sebuah perubahan yang kamu lakukan, merupakan sebuah progress nyata yang sangat besar. Selamat menjalankan ibadah puasa bersama WRP, karena WRP #LebihMengertiWanita.