WRP Loseweight special discount.

 Read more ...
WRP Loseweight

Khasiat Dadih “Makanan Tradisional” Penurun Kolesterol?

Khasiat Dadih “Makanan Tradisional” Penurun Kolesterol?
Dadih merupakan susu fermentasi tradisional yang berasal dari Sumatera Barat yang dikenal bermanfaat dalam menurunkan kolesterol. Tapi, bagaimana bisa ya konsumsi dadih menurunkan kolesterol? Simak jawabannya di ulasan berikut yuk ladies!

Ladies pernah mendengar “Dadih”? mungkin untuk sebagian orang makanan tersebut masih asing didengar namun kepopulerannya sudah mendunia bahkan Golden Ramsay (Koki Selebriti Internasional) sampai mengunjungi Sumatera Barat untuk mencoba minuman satu ini. Bahkan Malaysia dan Jepang telah memanfaatkan bakteri yang diisolasi dari dadih untuk memproduksi susu fermentasi secara komersial.

Bagaimana Proses Pembuatan Dadih?

Dadih adalah susu fermentasi tradisional dengan bahan baku susu kerbau yang berasal dari Sumatera Barat yang digemari di berbagai wilayah seperti Jambi dan Riau. Dadih dibuat dari susu kerbau yang dituang ke dalam tabung bamboo dan dibiarkan terfermentasi secara alamiah pada suhu ruang selama 24−48 jam. Proses fermentasi secara alamiah dalam pembuatan dadih melibatkan berbagai jenis mikroba yang terdapat pada permukaan tabung bambu bagian dalam, permukaan daun penutup, dan dari susu kerbau yang digunakan.

Kandungan Gizi Dalam Dadih?

Kandungan nutrisi dadih bervariasi, bergantung pada daerah produksinya, yaitu sebagai berikut:

Karakteristik

Rata-rata nilai

Agam

Solok

Sijunjung

Kadar air (%)

82.40

81.79

75.45

Kadar protein (%)

7.06

6.91

5.01

Kadar lemak (%)

8.17

7.98

6.50

Kadar abu (%)

0.91

0.92

0.68

Total asam tertitrasi (%)

1.281

1.322

1.170

pH

4.80

4.76

4.74

 

Kandungan laktosa dadih 5,29%, pH 3,4 serta daya cerna protein cukup tinggi ladies yaitu (86,4−97,7%). Dadih mengandung 16 asam amino (13 asam amino esensial dan tiga asam amino nonesensial) yang mudah diserap tubuh, dan vitamin A 1,70−7,22 IU/g. Studi menunjukan tingginya kandungan protein dadih (39,8%) dengan kandungan asam amino esensial yang cukup lengkap, kalsium, serta vitamin B dan K yang terbentuk selama proses fermentasi sehingga tidak heran dikategorikan sebagai pangan fungsional atau makanan bergizi.

Manfaat Dadih Untuk Kesehatan?

Studi menunjukkan bahwa dadih mengandung BAL (Bakteri Asam Laktat) yang potensial sebagai probiotik, yaitu mikroba hidup yang menempel pada dinding usus dan bersifat menguntungkan bagi kehidupan dan kesehatan inangnya. BAL mempunyai efek yang baik bagi kesehatan karena metabolit yang dihasilkan dapat menghambat bakteri jahat, bersifat antimutagenik, antikarsinogenik, dan anti-vaginitis, memperbaiki sistem kekebalan tubuh, mencegah sembelit, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, dan mencegah kanker usus. Mekanisme efek anti-mutagenik berlangsung karena adanya ikatan antara mutagen atau karsinogen dengan peptidoglikan yang terdapat pada dinding sel BAL dalam dadih. Mutagen dan karsinogen (zat jahat) yang terikat oleh bakteri tersebut akan dikeluarkan melalui feses dan air kemih.

Bagaimana Proses Dadih Menurunkan Kolesterol?

Komponen utama dalam produk fermentasi yang mampu menurunkan kolesterol yaitu BAL. Studi menunjukan bahwa BAL yang diisolasi dari dadih mempunyai kemampuan mengikat kolesterol lebih tinggi dibandingkan BAL yang diisolasi dari susu fermentasi lain seperti yogurt atau-pun kefir. BAL akan mengikat asam empedu lalu dikeluarkan bersama feses. Kemudian kolesterol akan dirombak menjadi asam-asam empedu baru sehingga kadar dalam darah-pun menurun.

Itulah ladies jadi bukan mitos ya bahwa memang makanan asli Indonesia ini memiliki banyak manfaat kesehatan termasuk mampu menurunkan kolesterol karena kandungan dan kualitas BAL di dalamnya. Sudah banyak produk-produk kesehatan yang menggunakan BAL dari dadih. Bahkan sudah ada yang berhasil membuat tablet effervescent yang berisi dadih. Sehingga dadih dapat disimpan dalam waktu yang lama, mudah dibawa dan lebih praktis karena untuk mengkonsumsinya tablet tersebut tinggal dimasukkaan ke dalam segelas air.

 

Sumber :

  • Usmiati dan Risfaheri. 2012. “Improvement of Dadih as an Indigenous Probiotic Functional Foodof West Sumatra”. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung. J. Litbang Pert Vol 32 No 1 : 20-29
  • Usman Pato. “Potensi Bakteri Asam Laktat Yang Diisolasi Dari Dadih Untuk Menurunkan Kolesterol Darah”. Pusat Penelitian Biologi Universitas Riau. Agritech Vol.24 No 1 : 1-8.