WRP Loseweight special discount.

 Read more ...
WRP Loseweight

Ini Dia Jenis - Jenis Susu Yang Sering Kita Jumpai, Intip Yuk !

Ini Dia Jenis - Jenis Susu Yang Sering Kita Jumpai, Intip Yuk !

Ladies, susu merupakan cairan berwarna putih yang memiliki kandungan gizi sangat tinggi yang memberikan manfaat bagi manusia, susu yang dihasilkan oleh kelenjar susu mamalia ini yaitu manusia, sangat bermanfaat bagi bayi karna susu adalah sumber zat gizi utama bagi bayi sebelum bayi dapat mencerna makanan padat. Susu yang dihasilkan oleh hewan yaitu seperti susu sapi, susu kambing, susu kebau, susu domba, susu unta, susu kuda, dan masih bnyak laigi yang lainnya. Namun pada umumnya masyarakat biasa mengkonsumsi susu dari sapi dan kambing yang biasa di sebut susu perah. Susu merupakan cairan yang di sukai hampir semua orang dari seluruh dunia, karna selain mengandung zat gizi yang tinggi susu juga mudah di dapatkan atau di jumpai itulah sebabnya mengapa susu sangat di sukai oleh masyarakat khususnya Indonesia.

Susu hewani atau susu segar adalah salah satu sumber protein hewani yang disintesa/diperah secara alami dari hewan mamalia betina atau hewan menyusui lainnya sebagai bahan makanan untuk anak yang baru mereka lahirkan. Susu adalah bahan makanan bukan minuman, hal tersebut karena susu memiliki nilai TSS (Total Soluable Solid) sebesar 13 persen. TSS tersebut terdiri dari, protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan vitamin.

Berikut jenis-jenis susu yaitu :

1. Susu Segar (Fresh Milk)

Susu segar ini dihasilkan dari hewan ternak perahan, seperti sapi, kerbau, kambing, domba, dan kuda yang sehat dan tidak tercampur kolostrum. Susu segar tidak mengandung tambahan air, bahan tambahan pangan dan antibiotik, dan belum mengalami perubahan warna, bau, serta kekentalan. Susu segar paling lezat karena asam lemak susunya belum rusak akibat proses pengawetan lho. Susu segar yang akan diminum langsung sebaiknya dipanaskan (tidak dididihkan agar emulsi susu tidak pecah) hingga mencapai suhu 70 derajat Celcius selama 5 - 10 menit.

2. Susu Skim dan Susu Krim (Full Cream)

Susu skim adalah susu segar yang tertinggal setelah kandungan krimnya diambil sebagian atau seluruhnya. Kandungan zat gizinya sama dengan susu segar, kecuali lemak dan vitamin yang larut dalam lemak. Sedangkan susu krim (full cream) adalah susu segar yang kaya akan lemak. Susu krim ini muncul ke permukaan pada saat susu didiamkan atau saat dilakukan pemisahan.

3. Susu Bubuk

Susu ini berbentuk bubuk atau serbuk, semacam tepung yang merupakan susu kering atau susu yang kadar airnya sangat minim, yakni hanya sekitar 9 persen. Susu bubuk sering digunakan dalam membuat kue, dalam resep-resep yang adonannya akan terlalu cair bila digunakan susu cair. Susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan atau spray dryer untuk menghilangkan sebagian air dan lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak, dan vitamin yang larut air (B12). Susu bubuk ini paling disukai karena kemudahan penyimpanannya, harga ekonomis dikarenakan daya tahan susu bubuk.

4. Susu Pasteurisasi

Susu pasteurisasi ini merupakan susu segar yang mengalami proses pemanasan 72 derajat Celcius selama 15 detik dengan tujuan membunuh organisme merugikan, seperti bakteri, virus, dan protozoa. Pasteurisasi hanya mampu menghambat pertumbuhan spora saja ladies, tapi tidak dapat mematikan sporanya terutama spora bakteri yang bersifat termoresisten alias tahan terhadap suhu tinggi. Karena hanya mengalami proses pemanasan, jenis susu ini perlu kamu simpan dalam lemari pendingin bersuhu 5 - 6 derajat Celcius dan hanya bisa disimpan selama 2 minggu. Jika kemasan dibuka dengan suhu ruangan tahan sekitar 16 Jam.

5. Susu Homogenisasi

Susu homogenisasi merupakan susu pasteurisasi yang kemudian diproses lagi dengan tekanan tinggi sehingga butiran-butiran lemaknya menjadi lebih halus. Dengan cara ini bila susu disimpan, lemak tidak lagi mengapung di permukaan. Susu homogenisasi perlu disimpan di lemari pendingin supaya tidak cepat rusak dan susu homogenisasi ini memiliki rasa yang gurih. Homogenisasi berarti percikan-percikan lemak susu disebar merata pada cairan. Oleh karena itu sebaiknya hindari pemisahan lemak dalam susu.

6. Susu UHT (Ultra High Temperature)

UHT adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135-145 derajat Celcius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan dengan suhu tinggi ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) dan spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma dan rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Susu UHT lebih tahan lama - hingga 10 bulan - dan tak perlu disimpan di lemari pendingin, kecuali bila kemasannya sudah dibuka.

Nah ladies, itulah beberapa jenis susu yang sering kita jumpai di lingkungan masyarakat, namun untuk jenis – jenis susu yang bisa atau tidak bisa dikonsumsi selama program diet akan kita lanjutkan di artikel selanjutnya ya. Semoga bermanfaat !