<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WRP &#187; Low Calorie Diet</title>
	<atom:link href="http://www.wrp-diet.com/tag/low-calorie-diet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wrp-diet.com</link>
	<description>Solusi efektif diet sehat &#38; pengaturan berat badan wanita untuk tampil langsing cantik ideal</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 18:33:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Jalur Cepat ala Very Low Calorie Diet</title>
		<link>http://www.wrp-diet.com/jalur-cepat-ala-very-low-calorie-diet/</link>
		<comments>http://www.wrp-diet.com/jalur-cepat-ala-very-low-calorie-diet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2009 04:35:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Low Calorie Diet]]></category>
		<category><![CDATA[WRP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wrp-diet.com/?p=665</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2009/03/jalur-cepat-ala-very-low-ca.jpg" alt="Jalur Cepat ala Very Low Calorie Diet" title="Jalur Cepat ala Very Low Calorie Diet" width="225" height="300" class="alignleft" size-medium wp-image-668" /></a> Banyak jalan menuju Roma, dan banyak juga cara diet untuk meraih tubuh ideal nan sempurna. Nah, Anda ingin meraih tubuh ideal dengan cepat? VLCD mungkin adalah jawabannya. Tapi sabar dulu! Slim &#038; Style kali ini akan membahas tuntas program diet yang seringkali diidentikan dengan diet-nya para selebritis hollywood.<br />
<span id="more-665"></span><br />
Very Low Calorie Diet (VLCD) adalah salah satu alternatif diet yang memungkinkan penurunan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat. Prinsip pola diet ini adalah dengan mengganti seluruh makanan Anda dengan nutritious drink, sup, atau bar yang diformulasi khusus untuk membatasi asupan kalori harian maksimal Anda.</p>
<p><strong>Warning!</strong><br />
Poin Pertama dan terpenting! Tidak semua orang dapat melakukan VLCD. Anda harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter atau ahli gizi sebelum melakukan program diet ini untuk membantu Anda dalam merancang pola diet rendah kalori yang sesuai dengan kebutuhan, serta pola hidup dan aktivitas yang dapat dilakukan selama menjalani program diet ini. Anda dapat melakukan program diet khusus ini apabila Anda memiliki BMI (Body Mass Index) di atas 30 atau di atas 27 tapi sedang mengalami gangguan kesehatan karena berat badan Anda.</p>
<p>Diet ini sebaiknya tidak dilakukan oleh wanita hamil dan menyusui, anak-anak, remaja, dan orang tua di atas 50 tahun. VLCD juga harus dilakukan di bawah pengawasan medis dan sesuai persyaratan yang ada.</p>
<p><strong>Seberapa Efektif?</strong><br />
Selamat! Dengan program diet ini, berat badan Anda memang dapat berkurang rata-rata 1,4-2,3 kg dalam seminggu. VLCD juga terbukti memberikan dampak positif pada kesehatan Anda, seperti mengurangi resiko diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol. Pada pasien obesitas dan penderita diabetes tipe 2, program diet ini juga efektif untuk meningkatkan kontrol glikemik secara cepat dan juga efektif untuk penurunan berat badan secara teratur. Namun, seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, diet ini tidak dapat dilakukan oleh semua wanita. Kalau tidak dilakukan dengan hati-hati dan sesuai pengawasan medis, diet ini akan memiliki dampak negatif yang besar terhadap tubuh dan memperbesar kemungkinan terjadinya efek diet yo-yo.</p>
<p>Very Low Calorie Diet terdiri dari puluhan jenis program yang berkembang dengan pesat, dinataranya adalah :</p>
<p><strong>1. Medifast</strong><br />
Program diet yang membatasi asupan kalori antara 800-1000 kalori ini dapat menurunkan berat badan dengan cepat, yaitu sekitar 0.9-2.3 kg per minggu. Anda akan melakukan “ The 5 and 1 plan”, yaitu dengan mengonsumsi 5 porsi meal replacements per hari berupa shake, bar, sup, oatmeal, atau pudding, ditambah dengan 1 porsi makan berupa “lean and green meal” yang terdiri dari daging tinggi protein dan sayur. Meal replacement yang paling banyak dikonsumsi adalah shake yang tinggi protein, kaya vitamin dan mineral yang seimbang. Setelah mendapatkan berat badan yang diinginkan, Anda dapat kembali ke pola makan normal secara bertahap selama 16 hari. Untuk menjaga berat badan tetap stabil, dianjurkan agar tetap mengonsumsi 1-3 medifast meal replacement setiap harinya disertai olahraga secara rutin (sekitar 30-45 menit selama 5 hari dalam seminggu).</p>
<p><strong>2. Optifast</strong><br />
Program diet ini dirancang sebagai penanganan komprehensif terhadap penderita obesitas yang seringkali dipraktikan di US dan Kanada. Program ini berlangsung selama 26 minggu yang terdiri dari 12 minggu konsumsi meal replacement dengan formula khusus untuk menjaga asupan kalori dalam menurunkan berat badan Anda. Setelah itu, Anda akan masuk ke 6 minggu masa transisi dimana Anda dapat mengonsumsi makanan padat, dan kemudian dilanjutkan dengan diet reguler untuk menjaga berat badan yang telah diraih. Selain mengatur pola makan, diet ini juga dilengkapi 20 minggu masa konseling nutrisi dan perilaku. Sepanjang 18 minggu pertama, dibutuhkan juga supervisi medis, seperti kunjungan rutin dan konseling dengan dokter. Anda juga harus menjalankan kegiatan olahraga dan pola makan yang sehat setelah program diet selesai untuk menjaga berat badan Anda.</p>
<p><strong>3. The Cambridge Diet</strong><br />
Cambridge Diet diperkenalkan di Inggris pada tahun 1984 dan sekarang telah banyak dipraktikkan di seluruh dunia. Diet ini membatasi asupan kalori antara 400-600 kalori per hari dengan pola makan tinggi protein, rendah lemak, dan rendah karbohidrat. Program ini dilakukan dengan mengonsumsi makanan pre-packaged (shake, sup, bar, atau brix) yang diformulasi khusus untuk memenuhi kebutuhan vitamin, nutrisi, dan kalori. Pada awal program, asupan kalori per hari dijaga sekitar 415-500 kalori per hari. Setelah beberapa waktu (maksimum 4 minggu), asupan kalori ditingkatkan secara berkala menjadi 790 kalori dan kemudian 1000 kalori per hari. Diet ini juga harus disertai dengan konsumsi air dan serat untuk mencegah dehidrasi dan konstipasi. Dieters juga tidak boleh berolahraga, kecuali dengan intensitas yang sangat rendah.</p>
<p><strong>4. Hollywood Diet Plan</strong><br />
Hollywood diet diklaim dapat mengurangi 4.5 kg dalam 48 jam. Hollywood diet sebenarnya merupakan program detoksifikasi dalam tubuh. Hollywood diet tidak memiliki eating plan yang pasti, sehingga tidak memberikan nutrisi yang cukup. Selama diet ini, Anda hanya mengonsumsi jus buah yang disebut &#8216;miracle juice&#8217;.  Jus tersebut mengandung vitamin, buah-buahan, mineral, antioksidan, dan asam lemak esensial untuk detoksifikasi, membersihkan sistem, dan restorasi zat-zat biokimia dan mineral dalam tubuh.</p>
<p>Anda berminat mencoba VLCD? Tentunya semua kembali kepada kebutuhan dan keinginan Anda. Kami percaya, tiap wanita tentunya memiliki kebutuhan dan pendekatan yang berbeda dalam meraih bentuk tubuh yang ideal. Tetapi sebagai wanita yang bijak, konsultasilah terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi Anda sebelum memutuskan untuk melakukan program diet ini. (dre)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wrp-diet.com/jalur-cepat-ala-very-low-calorie-diet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sweet Bites Your Breast</title>
		<link>http://www.wrp-diet.com/sweet-bites-your-breast/</link>
		<comments>http://www.wrp-diet.com/sweet-bites-your-breast/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 11:13:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[gula rendah kalori]]></category>
		<category><![CDATA[langsing]]></category>
		<category><![CDATA[Low Calorie Diet]]></category>
		<category><![CDATA[WRP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wrp-diet.com.4014.masterweb.net/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Tidak dapat dipungkiri, bahwa tubuh yang indah, merupakan daya tarik tersendiri bagi para wanita. Selain karakter yang menarik, dan wawasan yang luas, memiliki tubuh yang indah juga menjadi kebanggan seorang wanita. Salah satu bagian tubuh yang paling dibanggakan oleh para wanita adalah payudara. Namun, keindahan payudara Anda bisa saja terancam dengan penyakit kanker yang menakutkan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-160" title="Sweet Bites Your Breast" src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/sweet-bite.jpg" alt="Sweet Bites Your Breast" width="256" height="341" />Tidak dapat dipungkiri, bahwa tubuh yang indah, merupakan daya tarik tersendiri bagi para wanita. Selain karakter yang menarik, dan wawasan yang luas, memiliki tubuh yang indah juga menjadi kebanggan seorang wanita. Salah satu bagian tubuh yang paling dibanggakan oleh para wanita adalah payudara.<span id="more-159"></span></p>
<p>Namun, keindahan payudara Anda bisa saja terancam dengan penyakit kanker yang menakutkan. Kanker payudara merupakan penyakit yang sangat ditakuti oleh para wanita. Berdasarkan data, lebih dari 1 juta kasus kanker payudara ditemukan setiap tahunnya di dunia. Di Indonesia sendiri, kanker payudara merupakan jenis penyakit kanker terbanyak kedua (setelah kanker mulut rahim) yang ditemukan pada wanita. Penyebab pasti dari kanker payudara memang belum diketahui, namun ada beberapa faktor yang diyakini berkaitan erat dengan penyakit ini. Salah satunya, adalah kadar gula darah yang tinggi.</p>
<p><strong>Makan Manis Rentan Kanker?</strong><br />
Hasil penelitian yang tercantum pada jurnal Diabetes Care menunjukkan bahwa para wanita yang memiliki kadar gula darah yang tinggi, meskipun mereka tidak menderita diabetes, memiliki tingkat risiko terkena kanker payudara yang lebih tinggi. Selain kanker payudara, jenis kanker lain yang banyak dialami oleh para wanita dengan kadar gula darah yang tinggi ini adalah kanker dinding rahim.</p>
<p>Namun, hasil penelitian yang didanai oleh World Cancer Research Fund ini menyatakan bahwa peningkatan tingkat risiko ini dapat dicegah apabila dilakukan langkah-langkah untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi tersebut. Hasil penelitian ini juga dikutip oleh American Diabetes Association untuk mendorong para wanita agar melaksanakan pola hidup sehat.</p>
<p><strong>Ganti Gula Anda!</strong><br />
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Italia menunjukkan adanya kaitan yang erat antara konsumsi makanan yang manis dan kanker payudara. Hasil penelitian yang tercantum pada jurnal Annals of Oncology ini menyatakan bahwa para wanita yang paling banyak mengkonsumsi makanan yang manis ternyata memiliki tingkat risiko terkena kanker payudara yang lebih tinggi.</p>
<p>Hal ini disebabkan karena makanan yang manis cenderung berkadar gula tinggi dan konsumsi makanan tersebut secara berlebihan dapat menyebabkan berkurangnya sensitivitas insulin (hormon yang berperan di dalam metabolisme glukosa). Berkurangnya sensitivitas insulin sendiri diketahui erat kaitannya dengan kanker payudara, seperti tercantum pada International Journal of Cancer. Konsumsi makanan yang manis juga berkaitan dengan lebih rendahnya tingkat konsumsi makanan-makanan lain yang lebih sehat, seperti buah-buahan dan sayuran.</p>
<p><strong>Akhiri Manis dengan Manis</strong><br />
Memang kadar gula darah yang tinggi tidak selalu menyebabkan kanker dan bukan berarti kadar gula darah yang normal pasti dapat mencegah kanker. Akan tetapi, perlu diingat bahwa tingkat risiko kanker dipengaruhi oleh banyak faktor, terutama faktor genetik dan gaya hidup. Menjaga kadar gula darah pada batas normal, tetaplah penting. Jangan lupa bahwa kadar gula darah yang tinggi erat kaitannya dengan penyakit diabetes dan komplikasi lainnya. Jika Anda suka manis, pilihlah sumber manis yang sehat, gunakan pemanis rendah kalori yang sudah terbukti aman. Jangan sampai manisnya gula, justru berakhir pahit bagi hidup Anda. Lindungi payudara Anda dari sekarang, dan pancarkan pesona kecantikan Anda seutuhnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wrp-diet.com/sweet-bites-your-breast/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beware of Your Fat Friend</title>
		<link>http://www.wrp-diet.com/beware-of-your-fat-friend/</link>
		<comments>http://www.wrp-diet.com/beware-of-your-fat-friend/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 03:35:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Berat Badan]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[fat]]></category>
		<category><![CDATA[gemuk]]></category>
		<category><![CDATA[langsing]]></category>
		<category><![CDATA[Low Calorie Diet]]></category>
		<category><![CDATA[obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[WRP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nfi-baf-026/wrp/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Penyakit menular? Flu, batuk, malaria, tifus, cacar, hepatitis B, hingga AIDS pasti langsung muncul di benak Anda. Namun, siapa yang menyangka bahwa masalah kegemukan, yang kebanyakan orang bahkan tidak menyadarinya sebagai suatu penyakit, ternyata juga bisa menular ke orang lain, termasuk Anda! Penyebaran Obesitas Di Indonesia, sebuah survei yang dilakukan pada tahun 2004 oleh Indonesian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-278" title="Beware of Your Fat Friend" src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/fat-friend.jpg" alt="Beware of Your Fat Friend" width="300" height="222" /> Penyakit menular? Flu, batuk, malaria, tifus, cacar, hepatitis B, hingga AIDS pasti langsung muncul di benak Anda. Namun, siapa yang menyangka bahwa masalah kegemukan, yang kebanyakan orang bahkan tidak menyadarinya sebagai suatu penyakit, ternyata juga bisa menular ke orang lain, termasuk Anda! <span id="more-49"></span></p>
<p><strong>Penyebaran Obesitas</strong><br />
Di Indonesia, sebuah survei yang dilakukan pada tahun 2004 oleh Indonesian Society for the Study of Obesity (ISSO) menunjukkan bahwa prevalensi obesitas di Indonesia adalah 9.16% pada penduduk pria dan 11.02% pada penduduk wanita. Masalah kegemukan atau obesitas ini perlu diperhatikan mengingat obesitas adalah faktor risiko penyebab <em>insulin resistance</em>, hipertensi, penyakit jantung dan stroke.</p>
<p><strong>Gemuk Menular?</strong><br />
Menurut penelitian yang dimuat di <em>New England Journal of Medicine</em>, seperti halnya penyakit menular, berada di dekat atau sering bersama seseorang yang gemuk akan meningkatkan risiko Anda untuk turut menjadi gemuk. Besarnya risiko bergantung pada kedekatan hubungan Anda dengan orang gemuk tersebut. Memiliki saudara yang gemuk meningkatkan risiko sebesar 40%. Jika pasangan Anda gemuk, Anda berisiko 37% lebih tinggi untuk menjadi gemuk pula.</p>
<p>Hubungan pertemanan ternyata paling berdampak pada penularan kegemukan. Peneliti menemukan bahwa seseorang berisiko 57% untuk menjadi gemuk dalam periode waktu tertentu jika berteman dengan seseorang yang juga menjadi gemuk dalam periode waktu yang sama. Efek di antara teman baik bahkan lebih dahsyat. Jika satu pihak menjadi gemuk, teman baiknya akan tiga kali lebih besar kemungkinannya untuk menjadi gemuk pula.</p>
<p><strong>Standar Kegemukan</strong><br />
Fenomena penularan kegemukan lewat relasi sosial merupakan akibat dari “standar kegemukan” di lingkungan hidup seseorang. Dalam artian, seseorang akan berpikir bahwa tidak masalah menjadi gemuk selama orang-orang di sekitarnya juga sama, bahkan lebih gemuk dari dirinya. Akibatnya, orang sering menetapkan teman, saudara, atau pasangannya sebagai acuan dalam menentukan berapa banyak yang harus dimakan, seberapa sering harus berolaraga, atau berapa berat tubuh yang ideal.</p>
<p>Bersama bisa gemuk, bersama bisa langsing pula. Karena relasi sangat menentukan, ajaklah teman baik atau saudara Anda untuk program menurunkan berat badan atau olahraga bersama. Jadikan kedekatan emosional senjata yang ampuh untuk mencapai sasaran yang Anda harapkan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wrp-diet.com/beware-of-your-fat-friend/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kecil Gendut, Dewasa Gemuk</title>
		<link>http://www.wrp-diet.com/kecil-gendut-dewasa-gemuk/</link>
		<comments>http://www.wrp-diet.com/kecil-gendut-dewasa-gemuk/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 03:29:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[fat]]></category>
		<category><![CDATA[gemuk]]></category>
		<category><![CDATA[gendut]]></category>
		<category><![CDATA[hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Low Calorie Diet]]></category>
		<category><![CDATA[obesitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nfi-baf-026/wrp/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Manusia memang makhluk yang sulit dimengerti. Bagaimana tidak? Saat Anda dewasa, rasanya ingin kembali ke masa anak-anak dan remaja, suatu masa dimana Anda bisa lebih bebas berekspresi. Begitu juga sebaliknya, ketika berada dalam masa kanak-kanak dan remaja, terkadang kita ingin cepat menjadi dewasa, agar mendapatkan aktualisasi diri. Padahal jika ditelusuri, perubahan usia terkadang tidak memberikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/kecil-gendut-dewasa-gendut.jpg" alt="Kecil Gendut, Dewasa Gemuk" title="Kecil Gendut, Dewasa Gemuk" width="256" height="341" class="alignleft size-full wp-image-295" /> Manusia memang makhluk yang sulit dimengerti.  Bagaimana tidak? Saat Anda dewasa, rasanya ingin kembali ke masa anak-anak dan remaja, suatu masa dimana Anda bisa lebih bebas berekspresi. Begitu juga sebaliknya, ketika berada dalam masa kanak-kanak dan remaja,<span id="more-1007"></span> terkadang kita ingin cepat menjadi dewasa, agar mendapatkan aktualisasi diri. Padahal jika ditelusuri, perubahan usia terkadang tidak memberikan perubahan total pada diri Anda loh!</p>
<p>Coba Anda ingat-ingat, kebiasaan saat anak-anak dulu apa saja yang masih Anda lakukan hingga sekarang ini? Rasanya cukup banyak bukan? Mulai dari kebiasaan negatif seperti memilih-milih makanan hingga yang positif seperti berolahraga setiap pagi.  Tapi tidak hanya kebiasaan masa kecil saja yang bisa terbawa hingga dewasa, masalah berat badan saat kecil dan remaja pun ternyata juga bisa terbawa hingga dewasa.</p>
<p><strong>Selamanya Gemuk?</strong><br />
Benarkah kegemukan yang dibawa dari masa kecil dan remaja, bisa terus berlangsung hingga beranjak ke usia dewasa? Hasil penelitian yang tercantum pada <em>European Journal of Clinical Nutrition</em> menunjukkan bahwa berat badan atau penambahan berat badan yang terjadi pada usia 7 hingga 11 tahun merupakan prediksi utama kegemukan pada saat dewasa. Diketahui bahwa mereka yang memiliki berat badan berlebih atau mengalami penambahan berat badan yang drastis pada usia 7 hingga 11 tahun ternyata memiliki risiko kegemukan saat dewasa yang lebih tinggi.</p>
<p>Bahkan, diperkirakan bahwa 80 % dari remaja yang mengalami kelebihan berat badan saat ini akan menderita obesitas pada saat dewasa nanti. Sekedar informasi, data dari <em>Central European Journal of Public Health</em> (2006) menunjukkan bahwa terdapat lebih dari 22 juta anak-anak di dunia yang mengalami kelebihan berat badan. Angka yang sangat besar sekali, bukan? Berat badan yang berlebih saat masa anak-anak dan remaja, ternyata memberikan dampak yang buruk bahkan ketika Anda telah dewasa.</p>
<p><strong>Obesitas Membahayakan Jantung</strong><br />
Hal yang lebih menyeramkan, masalah obesitas ini ternyata erat kaitannya dengan berbagai masalah kesehatan, terutama penyakit jantung dan diabetes. <em>The New England Journal of Medicine</em> menyatakan bahwa para remaja yang menderita obesitas memiliki tingkat risiko terkena penyakit jantung pada saat dewasa (termasuk serangan jantung dan nyeri kronis pada bagian dada) yang lebih tinggi.</p>
<p>Selain itu, obesitas juga diketahui erat kaitannya dengan diabetes. Diabetes adalah suatu penyakit dimana penderitanya mengalami gangguan metabolisme glukosa sehingga glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel namun tetap berada di dalam darah. Diabetes sendiri erat kaitannya dengan berbagai macam gangguan kesehatan dan komplikasi, seperti penyakit jantung, stroke, kebutaan, hingga koma yang berujung pada kematian. Makin menyeramkan bukan?</p>
<p><strong>Hidup Sehat Sedari Dini</strong><br />
Cara paling efektif untuk mengatasi masalah kesehatan akibat obesitas adalah dengan menjaga berat badan sejak dini. Mungkin sebagai orang tua, kita senang jika memiliki anak yang montok. Selain menggemaskan, anak yang montok, selalu diidentikan dengan anak yang sehat. Padahal anggapan ini dapat memberikan petaka bagi anak kita. Apalagi, jika pola makan yang tidak sehat sudah menjadi kebiasaannya sejak kecil hingga remaja.<br />
Para peneliti menyatakan bahwa akan sangat sulit menekan risiko gangguan kesehatan pada mereka yang sudah menderita obesitas, terutama risiko penyakit diabetes yang erat kaitannya dengan penyakit jantung.</p>
<p>Cara menjaga berat badan pada anak-anak dan remaja sebenarnya tidak sulit kok! Yang terpenting adalah mengikuti pola hidup sehat dengan memilih makanan yang sehat dan tepat serta berolahraga secara teratur. Susu memang merupakan minuman wajib bagi mereka yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Namun, terkadang kita sering salah memilih susu anak dan remaja. Kita cenderung memilih susu dengan kandungan lemak yang tinggi.  Untuk memiliki berat ideal, sedari awal sebaiknya Anda memilih makanan yang kaya nutrisi namun rendah lemak, seperti susu rendah lemak agar masalah berat badan tidak perlu dikhawatirkan lagi sejak masa anak-anak.  Alhasil, masa anak-anak, remaja hingga dewasa menjadi sama indahnya dengan berat badan yang selalu terjaga ideal.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wrp-diet.com/kecil-gendut-dewasa-gemuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Power of Protein for your Diet</title>
		<link>http://www.wrp-diet.com/the-power-of-protein-for-your-diet/</link>
		<comments>http://www.wrp-diet.com/the-power-of-protein-for-your-diet/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 03:08:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Body Shape]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Low Calorie Diet]]></category>
		<category><![CDATA[tubuh ideal]]></category>
		<category><![CDATA[WRP]]></category>
		<category><![CDATA[wrp body shape]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nfi-baf-026/wrp/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[”Tahu goreng 100 kalori, mie instant 300 kalori, chocolate cake 250 kalori”. Mungkin, perhitungan kalori seperti ini, sudah biasa dilakukan oleh mereka yang sedang berdiet. Diet memang sudah identik dengan perhitungan kalori. Anda harus pandai-pandai menghitung kalori makanan yang dikonsumsi setiap hari. Namun, memperhitungkan asupan protein saat diet memang masih jarang diperhatikan. Padahal, protein memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/power-protein.jpg" alt="The Power of Protein for your Diet" title="The Power of Protein for your Diet" width="254" height="300" class="alignleft size-full wp-image-289" /> ”Tahu goreng 100 kalori, mie instant 300 kalori, chocolate cake 250 kalori”. Mungkin, perhitungan kalori seperti ini, sudah biasa dilakukan oleh mereka yang sedang berdiet.    Diet memang sudah identik dengan perhitungan kalori. Anda harus pandai-pandai menghitung kalori makanan yang dikonsumsi setiap hari.<span id="more-1004"></span></p>
<p>Namun, memperhitungkan asupan protein saat diet memang masih jarang diperhatikan. Padahal, protein memiliki berbagai macam manfaat yang dapat membantu program penurunan berat badan.</p>
<p>Hasil penelitian yang tercantum pada <em>International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders</em> menunjukkan bahwa mereka yang mengikuti diet rendah lemak (30 % lemak dari total kalori yang dikonsumsi) namun tinggi protein (25 % protein dari total kalori yang dikonsumsi) mengalami penurunan berat badan dan berat lemak yang lebih besar, apabila dibandingkan dengan mereka yang mengikuti diet rendah lemak dan rendah protein (12 % protein dari total kalori yang dikonsumsi). Menarik bukan?</p>
<p>Apa sih ’kehebatan’ protein sehingga dapat membantu menurunkan berat badan? Ternyata, protein itu lebih mengenyangkan, memiliki <em>thermic effect</em> yang lebih tinggi, serta dapat membantu pembentukan otot. Ketiga manfaat inilah yang memberikan kontribusi besar bagi keberhasilan diet Anda.</p>
<p><strong>Protein dan Rasa Kenyang</strong><br />
<em>The Journal of Nutrition</em> menyatakan bahwa konsumsi protein dapat memberikan rasa kenyang yang lebih bertahan lama. Hal ini disebabkan karena protein dapat mendorong  pelepasan senyawa <em>cholecystokinin</em> dan <em>glucagon-like peptide-1</em> yang membantu memperlambat laju pengosongan lambung. Jadi, lebih kenyang dan tentunya mencegah makan secara berlebihan pada saat makan selanjutnya.</p>
<p><strong>Protein dan Thermic Effect</strong><br />
<em>Thermic effect</em> adalah terjadinya peningkatan jumlah energi yang digunakan di dalam tubuh karena dibutuhkan untuk proses pencernaan makanan yang dikonsumsi. Protein  diketahui memiliki <em>thermic effect</em> yang lebih tinggi (20-35 % dari total kalori yang dikonsumsi) apabila dibandingkan dengan karbohidrat (5-15 % dari total kalori yang dikonsumsi) dan lemak, seperti tercantum pada <em>Journal of the American College of Nutrition</em>.</p>
<p>Lebih tingginya <em>thermic effect</em> dari protein ini disebabkan karena tubuh tidak dapat menyimpan protein sehingga harus segera dimetabolisme. Selain itu, pembentukan ikatan peptida dan proses metabolisme protein yang menghasilkan senyawa urea juga membutuhkan energi yang lebih tinggi. Dengan tingginya <em>thermic effect</em>, maka proses pembakaran kalori makanan yang Anda konsumsi juga akan semakin tinggi.</p>
<p><strong>Protein dan Otot</strong><br />
Protein juga merupakan bahan dasar penyusun otot. Hasil penelitian yang tercantum pada jurnal <em>Obesity</em> menyatakan bahwa para wanita yang mengkonsumsi lebih banyak protein (30 % protein dari total kalori yang dikonsumsi) mengalami kehilangan otot yang lebih sedikit apabila dibandingkan dengan mereka yang mengkonsumsi lebih sedikit protein (18 % protein dari total kalori yang dikonsumsi), pada saat berdiet untuk menurunkan berat badan.</p>
<p>Otot memang identik dengan pria atletis, dan sangat dihindari oleh kaum wanita.  Padahal perlu diketahui, bahwa otot berperan penting di dalam pembakaran kalori. Otot dapat membakar lebih banyak kalori.  Berarti, semakin banyak jumlah otot di dalam tubuh maka semakin banyak pula kalori yang dapat dibakar. Dengan begitu proses penurunan berat badan pun menjadi lebih mudah. Tapi, bukan berarti mengkonsumsi protein akan membuat Anda berotot besar seperti binaragawan.</p>
<p>Untuk membentuk otot besar seperti itu, dibutuhkan olahraga yang keras. Selain itu, rendahnya kadar hormon testosteron yang berperan di dalam pembentukan otot pada wanita juga membuat wanita lebih sulit membentuk otot.</p>
<p>Melihat keajaiban protein untuk diet Anda, mulai sekarang, jangan lupa menyertakan asupan  protein dalam list menu Anda, yang sedang dalam proses penurunan berat badan. Bagi Anda yang sedang menjalankan diet dengan program meal replacement, coba perhatikan jumlah kandungan protein di dalamnya. Tentunya semakin tinggi kandungan proteinnya, maka semakin baik untuk diet sehat anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wrp-diet.com/the-power-of-protein-for-your-diet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Perfect Butt Training</title>
		<link>http://www.wrp-diet.com/the-perfect-butt-training/</link>
		<comments>http://www.wrp-diet.com/the-perfect-butt-training/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 09:19:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Diet]]></category>
		<category><![CDATA[burn fat]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[langsing]]></category>
		<category><![CDATA[Low Calorie Diet]]></category>
		<category><![CDATA[membakar lemak]]></category>
		<category><![CDATA[seksi]]></category>
		<category><![CDATA[tubuh ideal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nfi-baf-026/wrp/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Survey mengatakan bahwa pantat merupakan bagian tubuh kedua, setelah dada, yang dinilai paling mewakili kriteria “seksi” pada wanita. Bagaimana dengan pantat Anda? Terlalu kecil, terlalu besar, atau masih kurang kencang? Memiliki pantat yang seksi secara cepat dan efektif tidaklah sulit. Intinya, Anda harus melatih otot pantat yang disebut gluteus maximus. Cukup dengan olahraga kardiovaskular secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Survey mengatakan bahwa pantat merupakan bagian tubuh kedua, setelah dada, yang dinilai paling mewakili kriteria “seksi” pada wanita. Bagaimana dengan pantat Anda? Terlalu kecil, terlalu besar, atau masih kurang kencang?<span id="more-988"></span></p>
<p>Memiliki pantat yang seksi secara cepat dan efektif tidaklah sulit. Intinya, Anda harus melatih otot  pantat yang disebut gluteus maximus. Cukup dengan olahraga kardiovaskular secara rutin untuk membakar lemak yang menutupi otot pantat tersebut dan diiringi dengan gerakan latihan beban yang tepat, maka pantat seksi a la Jennifer Lopez dapat Anda miliki.</p>
<p>Slim &amp; Style kali ini akan memberikan Anda latihan-latihan efektif yang terfokus untuk mengencangkan dan membentuk pantat. Latihan-latihan ini tidaklah sulit, dan kabar bahaginya, Anda  Anda dapat melakukannya kapan dan di mana saja.</p>
<p><strong>The Scorpion Buttlift</strong><br />
<img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/butt-1.jpg" alt="The Scorpion Buttlift" title="The Scorpion Buttlift" width="273" height="164" class="alignnone size-full wp-image-249" /></p>
<ol>
<li>Posisikan tubuh Anda dengan kedua tangan dan salah satu lutut menempel di lantai seperti pada gambar a. Pada salah satu kaki lainnya, jepitkan dumbbell dengan beban secukupnya di belakang lutut. Jaga punggung dan leher Anda tetap lurus dan paralel dengan lantai serta jaga sudut jepitan kaki Anda tetap + 90 derajat.</li>
<li>Angkat ke atas kaki yang menjepit dumbbell hingga telapak kaki menghadap ke langit seperti pada gambar. Turunkan lagi ke posisi semula dan ini dihitung sebagai 1 repetisi.  Lakukan sebanyak 3 set dengan repetisi sebanyak 10-16 gerakan serta lakukan juga untuk kaki  satunya.</li>
</ol>
<p><strong>Bouncing Squat Press</strong><br />
<img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/butt-2.jpg" alt="Bouncing Squat Press" title="Bouncing Squat Press" width="217" height="165" class="alignnone size-full wp-image-252" /></p>
<ol>
<li>Tekuk kedua lutut Anda dan dorong pantat Anda menjauh dari Anda, seolah-olah Anda akan duduk di kursi. Posisikan lutut menekuk sekitar 90 derajat dengan tumit Anda tetap menekan lantai, kepala tetap menatap ke depan, seperti pada gambar a.</li>
<li>Kemudian, luruskan kaki Anda, dan seperti posisi berdiri lagi, dorong kaki ke belakang sekuat tenaga, seperti pada gambar b.</li>
<li>Gerakan menekan tumit ke belakang menimbulkan kontraksi pada pantat Anda. Kembali ke posisi setengah duduk seperti gambar a dan lakukan dengan kaki yang bergantian. Jika Anda mengalami kesulitan dalam keseimbangan, Anda dapat memegang benda seperti meja, pegangan pintu atau bangku.  Lakukan sebanyak 3 set dengan repetisi sebanyak 12-20 gerakan.</li>
</ol>
<p><strong>The Mermaid Heel Press</strong><br />
<img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/butt-3.jpg" alt="The Mermaid Heel Press" title="The Mermaid Heel Press" width="200" height="90" class="alignnone size-full wp-image-255" /></p>
<ol>
<li>Berbaring tengkurap dan rebahkan kepala di tangan Anda. Tekuk salah satu lutut Anda sampai membentuk siku 90°.  Untuk menggerakkan otot pantat Anda, naikkan lutut Anda dan paha sekitar 10 cm dari lantai, seperti pada gambar. Cobalah untuk menjaga agar bagian bawah punggung Anda tetap rileks (santai, jangan melengkung) dan kedua pinggul benar-benar tetap di bawah.</li>
<li>Lakukan gerakan menaikkan paha ke atas setinggi Anda mampu dan kembali ke posisi semula, ini dihitung sebagai 1 repetisi.  Perlahan turunkan lutut dengan lembut ke lantai dan lakukan gerakan serupa untuk kaki yang satunya.  Lakukan sebanyak 3 set dengan repetisi sebanyak 12-20 gerakan.</li>
</ol>
<p><strong>Step Ups-Lunge Combination</strong><br />
<img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/butt-4.jpg" alt="Step Ups-Lunge Combination" title="Step Ups-Lunge Combination" width="313" height="221" class="alignnone size-full wp-image-258" /></p>
<ol>
<li>Berdiri dan melangkah selebar mungkin dengan satu kaki di step/pijakan/anak tangga yang lebih tinggi 10-15 cm dari lantai (seperti gambar a).</li>
<li>Tetap jaga posisi badan tegak lurus ketika anda membengkokkan lutut ke bawah lantai (seperti pada gambar b). Jaga jangan sampai lutut tidak menyentuh lantai.  Luruskan lutut ke belakang lagi untuk kembali ke posisi awal. Lakukan sebanyak 3 set dengan repetisi sebanyak 12-20 gerakan untuk satu kaki dan ulangi gerakan yang sama untuk kaki satunya.<br />
(dalam kotak tambahan/semacam insert)</li>
</ol>
<p><strong>The Ass&#8217; Fat Burner!</strong><br />
<img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/butt-5.jpg" alt="The Ass' Fat Burner!" title="The Ass' Fat Burner!" width="89" height="109" class="alignnone size-full wp-image-260" /></p>
<p>Gerakan dari gaya-gaya ampuh di atas akan kurang efektif apabila masih ada lemak di pantat Anda. Karena itu, Anda juga perlu melakukan latihan kardio yang tepat. Selain jogging dan berjalan biasa, berikut ialah tiga latihan kardio yang paling pas untuk membakar lemak nakal di pantat itu:</p>
<ul>
<li><strong><em>Hiking</em></strong><br />
Merupakan aktivitas yang tergolong olahraga, bahkan merupakan olahraga yang efektif membakar banyak kalori karena biasanya melibatkan banyak aksi mendaki atau berjalan menanjak. Dengan berjalan menanjak otot pantat Anda akan bekerja lebih keras, apalagi bila Anda membawa backpack/ransel. Selain Anda bisa menikmati pemandangan indah di dataran tinggi, Anda juga dapat membakar 140-465 kalori per 30 menit.</li>
<li> <strong><em>Biking</em></strong><br />
Selain baik buat jantung, bersepeda menggerakkan hampir semua otot lower body Anda termasuk pinggul, paha dan pastinya pantat. Bisa Anda lakukan di atas sepeda stationer atau sepeda biasa sambil jalan-jalan. Bersepeda dengan kecepatan 16 km/jam saja dapat membakar 112-375 kalori per 30 menit.</li>
<li> <strong><em>Kickboxing</em></strong><br />
Tak hanya melatih Anda untuk membela diri, tetapi tendangan yang kuat dan terarah akan melatih pinggul, paha dan tentunya&#8230; pantat Anda! Wanita dengan berat 60-65 kg akan dapat membakar  hampir 500 kalori selama 45 menit latihan kickboxing yang intensif. (edr)</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wrp-diet.com/the-perfect-butt-training/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

