<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WRP &#187; Add new tag</title>
	<atom:link href="http://www.wrp-diet.com/tag/add-new-tag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.wrp-diet.com</link>
	<description>Solusi efektif diet sehat &#38; pengaturan berat badan wanita untuk tampil langsing cantik ideal</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 18:09:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Wanita Lebih Kuat Dari Pria?</title>
		<link>http://www.wrp-diet.com/wanita-lebih-kuat-dari-pria/</link>
		<comments>http://www.wrp-diet.com/wanita-lebih-kuat-dari-pria/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 08:47:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[massa otot]]></category>
		<category><![CDATA[membakar lemak]]></category>
		<category><![CDATA[wanita versus pria]]></category>
		<category><![CDATA[WRP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nfi-baf-026/wrp/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Wanita pada umumnya sangat paranoid dengan latihan beban yang dapat menyebabkan lengan mereka menjadi besar dan kekar seperti Rambo. Mereka kebanyakan takut menjadi terlalu berotot, right ladies? Pada dasarnya jaringan otot pada pria maupun wanita tersusun atas bahan yang sama. Hanya saja, wanita memang memiliki massa otot yang lebih rendah, ukuran serabut-serabut otot yang lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/women-superior.jpg" alt="Wanita Lebih Kuat Dari Pria?" title="Wanita Lebih Kuat Dari Pria?" width="256" height="341" class="alignleft size-full wp-image-264" /> Wanita pada umumnya sangat paranoid dengan latihan beban yang dapat menyebabkan lengan mereka menjadi besar dan kekar seperti Rambo. Mereka kebanyakan takut menjadi terlalu berotot, <em>right ladies?</em><span id="more-985"></span></p>
<p>Pada dasarnya jaringan otot pada pria maupun wanita tersusun atas bahan yang sama. Hanya saja, wanita memang memiliki massa otot yang lebih rendah, ukuran serabut-serabut otot yang lebih kecil serta memiliki massa lemak yang lebih tinggi. Tetapi, memang sering juga kita melihat para binaragawati beraksi memamerkan otot di televisi, dan kemudian Anda bertanya-tanya apakah tubuh Anda bisa juga menjadi kekar layaknya para binaragawati tersebut.</p>
<p><strong><em>Can you be a “muscular” woman?</em></strong><br />
Pada tahun 2005 di Washington, persisnya di <em>Walter Reed Army Institute of Research</em>, dilakukan  penelitian dengan skala yang lebih besar dengan melibatkan sebanyak 342 wanita dan 243 pria dewasa.  Dalam penelitian ini, para pria dan wanita tersebut mengikuti program latihan beban yang intensif selama 12 minggu dengan pola latihan dan penambahan beban yang sama.  Setiap sebelum dan sehabis latihan, para peserta melakukan pengukuran terhadap dua otot utama lengan yaitu <em>bicep</em> dan <em>tricep</em>. Yang diukur dan dianalisa dalam penelitian ini ialah perkembangan otot secara <em>hypertrophy</em>, dimana artinya yang diukur ialah bertambahnya ukuran dari sel-sel otot dan bukan bertambahnya jumlah dari sel-sel otot tersebut.</p>
<p>Ternyata dari hasil penelitian tersebut terbukti adanya perbedaan perkembangan ukuran dari sel-sel otot antara pria dan wanita, dimana setelah 12 minggu menjalani program latihan beban yang intensif, pria mengalami rata-rata perkembangan sel otot sebesar 20% sedangkan wanita sebesar 18%.</p>
<p>Selama 12 minggu, terlihat juga bahwa ternyata pria cenderung mengalami perkembangan otot yang cepat, sedangkan wanita menunjukkan peningkatan kekuatan yang lebih besar. Nah, satu penemuan yang menarik dalam penelitian ini ialah, ternyata wanita dapat melampaui pria dalam urusan peningkatan kekuatan. Artinya, wanita sebenarnya dapat mengalami suatu peningkatan kekuatan yang besar dari latihan beban tanpa diikuti perkembangan massa otot yang besar seperti pada pria.</p>
<p><strong><em>What and Why?</em></strong><br />
Program latihan beban di atas hanya berlangsung selama 12 minggu, lalu bagaimana hasilnya apabila latihannya terus dilanjutkan? Hingga sekarang memang belum ada penelitian yang membuktiken efek latihan beban dengan jangka waktu yang lebih panjang. Walaupun demikian, beberapa ilmuwan tetap berhipotesis atau beranggapan bahwa pria pada nantinya akan tetap mengalami massa otot dan kekuatan yang lebih besar daripada wanita dalam masa latihan yang lebih lanjut atau lebih lama.</p>
<p>Para ilmuwan tersebut juga belum tahu persis apa penyebabnya, tetapi mereka yakin bahwa sebagian besar dipengaruhi oleh aktivitas dan respon hormon-hormon yang berbeda antara pria dan wanita. Salah satu yang paling penting di antaranya ialah hormon <em>testosterone</em>, hormon ini dimiliki pria sebanyak 10 kali lebih banyak daripada  wanita. Testosterone berperan penting dalam memelihara kekuatan otot dan tulang. Testosterone berpengaruh juga pada proses peluruhan lemak selama melakukan pembentukan pada otot.</p>
<p><strong>Otot Bakar Lemak?</strong><br />
Kesimpulan dari artikel ini ialah secara ilmiah telah terbukti bahwa pria dan wanita memiliki kecepatan dan kemampuan perkembangan otot yang berbeda. Wanita akan mengalami perkembangan massa otot yang lebih sedikit tapi signifikan.</p>
<p>Perkembangan otot pada wanita akan lebih mendukung ke pembentukan tubuh yang lebih kencang dan ramping, proses ini seiringan dengan terjadinya peningkatan metabolisme lemak serta karbohidrat di dalam tubuh sebagai akibat dari perkembangan massa sel-sel otot tersebut. Sebagian besar proses pembakaran lemak terjadi di otot. Semakin ”berisi” otot Anda, maka proses pembakaran lemak di bagian-bagian tubuh Anda akan semakin efektif.</p>
<p>Seperti kita tahu, daerah problematik memang menjengkelkan, baik itu di perut, lengan maupun paha Anda. Oleh karena itu, dengan penambahan massa otot di daerah-daerah tersebut, maka dijamin Anda tidak akan jengkel lagi bila bercermin. Jangan lupa juga bahwa untuk perkembangan otot yang efektif Anda membutuhkan asupan protein yang tinggi dan Anda juga dapat memicu pembakaran lemak di tubuh Anda lebih cepat dengan vitamin-vitamin pembakar lemak seperti CLA dan L-Carnitine.<br />
So, mulai sekarang stop kekhawatiran Anda dan jangan ragu-ragu lagi untuk mengangkat dumbell! (edr)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wrp-diet.com/wanita-lebih-kuat-dari-pria/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mom’s Obese Sin</title>
		<link>http://www.wrp-diet.com/mom%e2%80%99s-obese-sin/</link>
		<comments>http://www.wrp-diet.com/mom%e2%80%99s-obese-sin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Aug 2008 07:37:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[Berat Badan]]></category>
		<category><![CDATA[Diet]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[kegemukan]]></category>
		<category><![CDATA[obesitas]]></category>
		<category><![CDATA[WRP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nfi-baf-026/wrp/?p=19</guid>
		<description><![CDATA[Karir, Cinta, dan Cita sudah Anda peroleh. Namun, rasanya ketiganya memang perlu disempurnakan lagi dengan hal lain yang lebih menakjubkan, yaitu memberikan nafas kehidupan bagi anak Anda kelak. Pastinya menjadi dambaan dalam hidup setiap wanita adalah menjadi seorang ibu yang akan menyempurnakan kehidupan Anda sebagai seorang wanita. Dalam prosesnya, pastilah setiap ibu mendambakan anak yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.wrp-diet.com/wp-content/uploads/2008/09/mom-mistake.jpg" alt="Mom’s Obese Sin" title="Mom’s Obese Sin" width="300" height="180" class="alignleft size-full wp-image-313" /> Karir, Cinta, dan Cita sudah Anda peroleh. Namun, rasanya ketiganya memang perlu disempurnakan lagi dengan hal lain yang lebih menakjubkan, yaitu memberikan nafas kehidupan bagi anak Anda kelak.  Pastinya menjadi dambaan dalam hidup setiap wanita adalah menjadi seorang ibu yang  akan menyempurnakan kehidupan Anda sebagai seorang wanita. Dalam prosesnya, pastilah setiap ibu mendambakan anak yang dilahirkannya dalam kondisi yang sehat.<span id="more-981"></span></p>
<p><strong>Awasi Berat Badan Anda! </strong><br />
Tetapi tahukah Anda bahwa dambaan ini bisa hanya menjadi mimpi saja oleh masalah yang sering mengganggu setiap orang, khususnya wanita, yaitu  masalah berat badan. Apa sih hubungannya antara berat badan dengan kesehatan anak? Jangan salah, ternyata pepatah <em>like mother like daughter</em> bukanlah sekedar pepatah lama dan isapan jempol belaka. Penelitian terbaru yang dilaporkan dalam <em>Jurnal Archives of Diseases in Childhood</em> baru-baru ini menyimpulkan bahwa jika seorang wanita memiliki berat badan yang berlebih sebelum hamil, maka peluang sang buah hati yang dilahirkan dan menderita obesitas sejak kecil sangatlah besar.</p>
<p>Para peneliti tersebut melihat bahwa ada 3 faktor yang berkontribusi besar terhadap peluang seorang anak menderita obesitas. Pertama dilihat dari sisi genetik, yakni berat badan ibu yang berlebih (obesitas). Faktor lainnya adalah buah hati yang dilahirkannya berjenis kelamin perempuan, dan faktor terakhir adalah kebiasaan menonton televisi yang berlebihan. Dalam penelitian ini, para peneliti lebih menekankan terhadap masalah genetik.</p>
<p><strong>Obese Mom, Obese Child</strong><br />
Penelitian yang melibatkan sebanyak 571 responden anak-anak ini berlangsung selama kurun waktu 3.5 tahun, yakni saat mereka menginjak usia 3.5 sampai memasuki usia 7 tahun. Di setiap kegiatan tertentu, persen total lemak tubuh (<em>body fat</em>) setiap anak dipantau secara rutin dan hasilnya ditemukan bahwa peluang anak menderita obesitas menjadi semakin tinggi di saat usia mereka semakin bertambah dan yang terbesar terjadi pada anak-anak yang ibunya mengalami kelebihan berat badan (obesitas). Walaupun demikian kesimpulannya, peneliti belum menemukan gen-gen apa yang diturunkan dari ibu ke anak yang dapat menyebabkan anak tersebut menderita obesitas.</p>
<p>Faktor kebiasaan terlalu lama menonton televisi juga ikut diteliti oleh para ilmuwan tersebut. Hasilnya bahwa anak-anak yang menonton televisi lebih dari tiga jam sehari, persen total lemak tubuhnya juga meningkat. Akan tetapi hasil pengukuran menunjukkan bahwa peningkatan lemak tubuh terbesar terjadi pada anak-anak yang ibunya mengalami kelebihan berat badan (obesitas).</p>
<p>Dari informasi ini, ternyata faktor berat badan ibu, secara genetik, berpengaruh besar terhadap berat badan buah hatinya di masa mendatang. Tubuh anak yang gempal dan <em>chubby</em> ternyata bukanlah menjadi sesuatu yang menarik lagi. Di balik tubuh yang gempal dan <em>chubby</em> itu berisiko besar terhadap penyakit-penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan juga serangan jantung di masa mendatang. Pastinya sebagai seorang ibu tidak menginginkan hal tersebut terjadi pada anak anda bukan?</p>
<p>Oleh karena itu informasi ini setidaknya dapat membantu bagi Anda yang ingin merencanakan kehamilan dan juga tentunya bagi masa depan anak Anda. Jika saat ini berat badan Anda masih berlebih, mungkin ada baiknya jika Anda menurunkan berat badan Anda sebagai bentuk persiapan memasuki masa kehamilan. Cobalah untuk menjalani pola hidup diet yang sehat terlebih dahulu sehingga berat badan anda ideal kembali. Yang terpenting saat anda menjalani pola hidup diet yang sehat, prinsipnya adalah dengan mengatur asupan kalori tubuh Anda sehingga kalori yang masuk tidak lebih besar dibandingkan kalori yang keluar. Namun jangan sampai kalori yang masuk terlalu rendah supaya kesehatan Anda tidak terganggu. Untuk mendukung program tersebut, Anda wajib mengimbanginya dengan berolahraga secara teratur.</p>
<p><em>Like mother like daughter</em> bukan lagi sekedar pepatah belaka. Dengan memiliki berat badan ideal sebelum masa kehamilan, Anda telah memberikan yang terbaik untuk bayi Anda kelak. <em><strong>So,&#8230;good for you, good for your baby!</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.wrp-diet.com/mom%e2%80%99s-obese-sin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

